Sabtu, 21 Juli 2012

Makalah Dakwah sebagai Ilmu

Dakwah Sebagai Ilmu
1. PENDAHULUAN
            Dalam sejarah tentang ilmu dakwah disebut bahwa dakwah adalah hal yang memang ada sejak dahulu khususnya pada zaman kenabian. Para nabi sendiri mengajak para manusia dengan cara berdakwah. Bahkan nabi muhamad SAW menggunakan dakwah untuk menyebarkan agama islam. Walaupun dakwah sudah dikenal dari zaman dahulu namun tidak serta merta memunculkan ilmu dakwah. Ilmu dakwah dalam ukuran sekarang ini termasuk ilmu yang baru. Disini akan menjelaskan tentang ilmu dakwah. Dalam memperkokoh posisi dakwah maka ilmu yang mendukung seperti  : psyikologi, komunikasi, dan antropologi adalah ilmu yang sudah mapan yang dapat membantu dalam memperkokoh posisi dakwah. Dalam pembahasn makalh ini akan mencoba memberikan uraian tentang dakwah sebagai ilmu.[1]
 PEMBAHASAN
1. PENGERTIAN
A. Ilmu Dakwah
            Ilmu dakwah adalah sejumlah tentang proses upaya mengajak manusia kejalan Allah yang tersusun secara sistematis ,logis, hasil pemikiran manusia dan objektif. Dakwah yang mengandung pengertian sebagai suatu kegiatan ajakan baik dalam bentuk tulisan,tingkah laku yang dilakukan secara sadar dan berencana dalam usaha mempengaruhi orang lainbaik secara individu maupun kelompok, agar supaya timbul dalam dirinya suatu pengertian, kesadaran sikap penghayatan serta pengamalan terhadap ajaran  agama sebagai pesan yang disampaikan kepadanya tanpa unsur unsur paksaan.
B. Ilmu Lain
1. Pesikologi
            Pesikologi terdiri dari 2 macam kata psyce yang berarti jiwa, dan logos yang berarti ilmu. Maka dapat disimpulkan bahwa ilmu pesikologi adalah ilmu pengetahuan tentang jiwa. Pesikologi sebagai ilmu tidak lepas dari segi perkembangan dari segi pesikologi itu sendiri serta ilmu-ilmu yang lain sesuai dengan perkembangan dan perubahankeadaan.

2. Ilmu Komunikasi
            Ilmu komunikasi adalah teori keilmuan tentang cara menyampaikan pesan kepada sasaran efektif dan efisien. Komunikasi merupakan suatuproses hubungan antar individu atau organisasi dalam menyampaikan informasi dengan menggunakan lambang- lambang yang sudah saling dimengerti dan disetujui.
3. Antropologi
            Adalah suatu ilmu yang bertujuan mempelajari dan kebudayaan dengan maksud untuk mendapat suatu pengertian tingkat- tingkat kuno dalam sejarah evolusi dan sejarah penyebaran kebudayaan manusia.[2]  

11. HUBUNGAN ILMU DAKWAH DENGAN ILMU LAIN
A. Hubungan ilmu dakwah dengan pesikologi
            Pesikologi mempelajari tingkah laku manusia yang berhubungan dengan likungannya, karena itu lingkungan berperan sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Maka dari itu dakwa mempunyai hubungan yang sangat erat pula dengan lingkungan tersebut. Dalam ruang lingkup pembahasan dalam proses kegiatan dakwah dan pesikologi mempunyai sama sama sasaran yaitu adalah manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial, disinilah adanya hubungan atau antara hubungan dan pengaruh mempengaruhi antar pesikologi dan dakwah mempunyai titik perhatian kepada pengetahuan tentang tingkah laku manusia dalam hidupnya melalui latar belakang pesikologi.[3]
B. Hubungan Ilmu Dakwah Dengan Ilmu Komunikasi
            Komunikasi merupakan proses dari hubungan antar individu atau organisasi dalam menyampaikan informasi dengan menggunakan lembaga lembaga dan sudah saling dimengerti dan saling disetujui.sehingga didalamnya terkandung maksud bahwa hasil komunikasi adalah dihasilkannya pertukaran maksud, dan adanya perolehan tanggapan yang tepat. Ilmu komunikasi juga memeiliki perangkat teori tentang media komunikasi, pola pola komunikasi yang sesungguhnya dapat diadopsi kedalam keilmuuan dakwah. Antar dakwah dengan ilmu komunikasi terdapat kesamaan dalam beberapa segi, juga perbedaan dalam cara dan tujuan yang dihasilkan dalam proses masing-masing. Komunikasi dalam hal ini memiliki sifat netral secara keilmuan dalam hasil yang diinginkannya.
            Dakwah memiliki tujuan yang sifatnya absolute, sementara komuninkasi tidak dalam hal ini dakwah ditinjau dari segi komunikasi merupakan suatu proses penyampaian penyampaian pesan berupa ajaran islam yang disampaikan lewat media terutama televise agar komunikasi dapat mengamalkan sesuai dengan yang disampaikan oleh si pendakwah. Seperti contoh para ulama’ yang sekarang popular di media, mereka berhasil tidak hanya di karenakan kemampuan agamanya yang baik namun juga diikuti oleh kemampuan komunikasi yang baik dari segi teori dan cara atau metode yang mereka pakai.[4]
C. Hubungan Ilmu Dakwah Dengan Antropologi
            Kajian pola dakwah disertai dengan kajian kajian pendekatan unsure tradisional dan juga kepercayaan untuk bisa lebih dikembangkan kepangkuan tradisi yang lebih ke islaman. Pada waktu lampau orang tidak mengenal nasionalis dan religius  dikarenakan mereka bberfaham kesukuan,, tetapi telah terganrikan oleh para kehidupan . pentingnya kehidupan sosial dengan tataan kepemimpinan yang mapan dan logis. Disinilah kemudian pentingnya perekatan rasa nasionalisme dan religius. Antropologi lebih mengarah pada berlangsungnya pencarian sosial cultural bangsa dan suku.Dalam hal ini mengapa ada hal khusus dalam hal dakwah, sebab transformasi sosial cultural itu sangat mengejutkan pada masyarakat yang kurang paham agama islam. Tentunya ada gerakan ilmu dakwah ini dapat berpengaruh bahwa asimilasi tradisi bagi bangsa dan suku diharapkan akan muncul akulturasi tradisi islam.
            Adanya asimilasi gerakan dakwah tersebut rasa kebersamaan dan rasa kebangsaan cepat tumbyh dan akan membentuk bersama sebuah umat yaitu umat manusia sebagai wujud rahmatal lil alamin.

  KESIMPULAN
            Ilmu dakwah mempunyai hubungan dengan ilmu lain dikarenakan mempunyai kesamaan, dengan ilmu yang lainnya, dan sangat mendukung dan dibutuhkan oleh ilmu dakwah. Demikian makalah yang bisa kami paparkan, dalam makalah ini pasti terdapat ketidak sepahaman untuk itu kami minta maaf.

 DAFTAR PUSTAKA
Ahmad Anas, Paradikma Dakwah Kontemporer, PT. Pustaka Rizki Putra Semarang, 2006
Koetjaraningrat, Pengamat Ilmu Antropologi, PT.Rineka Cipta, Jakarta, 1990
Muhammad Sulthon, Desain Ilmu Dakwah, Pustaka Pelajar, Semarang, 2003
Prof. HM. Arifin, M.Ed, Pesikologi dakwah Suatu Pengantar Studi, Bumi Aksara , Jakarta,1997


[1] Ahmad Anas, Paradikma Dakwah Kontemporer, PT. Pustaka Rizki Putra Semarang, 2006
[2] Koetjaraningrat, Pengamat Ilmu Antropologi, PT.Rineka Cipta, Jakarta, 1990
[3] Muhammad Sulthon, Desain Ilmu Dakwah, Pustaka Pelajar, Semarang, 2003
[4] Prof. HM. Arifin, M.Ed, Pesikologi dakwah Suatu Pengantar Studi, Bumi Aksara , Jakarta,1997

0 komentar:

Poskan Komentar

Adsense Indonesia
Review wachidskom.blogspot.com on alexa.com
Loading...

Followers

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More